GRESIK infojatim.com - Warga dusun Kedungsekar Kidul Desa Kedungsekar Kecamatan Benjeng Gresik digegerkan penemuan bayi perempuan yang baru lahir. Diduga orang tuanya sendiri sengaja membuang di tanah kosong  samping jalan. Bayi itu selamat, kini dirawat di RSUD Ibnu Sina setelah dirawat Bidan setempat.

Orok ditemukan pertama kali oleh Ali Mustaqim warga setempat. saat itu orok yang masih basah dengan darah. Ditemukan tanpa penutup sama sekali, hingga terlihat seperti seonggok darah. 

Kemudian dilaporkan ke kepala desa dan Bidan setempat bersama temannya Baihaqi. Bidan Aprilia Wulan Sari yang juga warga setempat kemudian memberikan perawatan sementara. Warga pun melaporkan temuan bayi tersebut ke Polsek Benjeng.

Diterangkan Mustaqim, "Saat saya pulang kerja sekitar pukul 17:30 (3/2) melihat seperti ada seonggok darah, karena penasaran saya lihat ternyata Bayi. Seketika itu saya lapor ke kepala dusun dan warga ramai ramai mendatangi lokasi," terangnya.

Warga pun bercerita, diketahui ada empat anak yang melihat dua orang pria bersarung dan wanita yang sedang jongkok di lokasi temuan Bayi. "Sempat di tegur oleh salah satu anak bernama Yoga, dan dua orang itu bilang tidak ada apa. Dua orang itu terlihat mondar mandir di jalanan," kata salah satu warga.

Kapolsek Benjeng, AKP Zamzani saat dikonfirmasi menceritakan, saat itu warga ramai-ramai mendatangi lokasi bersama Bidan Desa. Beruntung warga mengambil dan membawanya ke Puskesmas. "Alhamdulillah kondisi bayi sehat. Dan langsung ditangani bidan. Kemudian dibawa ke RSUD Ibnu Sina," terangnya, Minggu 4/2/2018.

Kapolsek Benjeng itu melanjutkan, kondisi bayi setelah ditimbang, berat badan bayi yang baru dilahirkan tersebut 1,1 Ons dan panjang 33 sentimeter. Hingga saat ini polisi masih berusaha mencari tahu orang tuanya. Bahkan pihaknya mengimbau agar masyarakat ikut membantu, jika mengetahui dan mencurigai ibu bayi tersebut untuk segera melapor.

"Kami sudah sebarkan imbauan, pada semua warga dan juga group WA. Jika ada orang dicurigai sebagai ibu bayi tersebut, langsung saja melapor ke Polsek," pungkasnya.


ARZ Team.

Post a comment