GRESIK infojatim.com - Dewan Masjid Indonesia (DMI) dan Badan Kerjasama Majelis Taklim Masjid (BKMM) Kabupaten Gresik, dalam pengabdiannya kepada masyarakat diharapkan tidak hanya di tingkat kabupaten saja, namun dapat menyentuh hingga tingkat desa.

Hal itu merupakan wahana untuk memperkokoh nilai-nilai solidaritas serta menjadi bagian dari perjuangan memakmurkan masjid, terutama dalam memaksimalkan fungsinya dalam membina umat islam khususnya di Kabupaten Gresik.

Pernyataan tersebut diungkapkan Wakil Bupati Gresik Dr. H. Moh. Qosim saat menghadiri Musyawarah Daerah (Musda) DMI dan BKMM Kabupaten Gresik yang berlangsung di aula Masjid Agung Gresik, Rabu (18/04/2018).

"Melalui kegiatan ini, kami ingin menyampaikan bahwa DMI dan BKMM hendaknya memaksimalkan fungsi pengabdian masyarakat hingga di tingkat paling bawah," kata Wabup.

Caranya, adalah dengan memaksimalkan koordinasi antara DMI, BKMM dengan Camat dan Kepala Desa di wilayah masing-masing, serta melibatkan pihak-pihak terkait untuk menjadi komponen penting dalam membangun kerukunan umat.

"Tujuannya agar capaian untuk memperkokoh solidaritas umat dan memakmurkan masjid dapat terwujud sebagaimana mestinya," ujar wabup Qosim.

Wabup Qosim menuturkan, bahwa masjid merupakan tempat ibadah yang didalamnya terkandung nilai-nilai kebersamaan dan terjalinnya ukhuwah Islamiyah.

Ia berharap masjid-masjid di Kabupaten Gresik bisa menjadi kekuatan social yang mampu menghimpun, mengolah dan mendistribusikan potensi umat kepada yang membutuhkan.

"Disisi lain, maksimalkan fungsi masid sebagai wadah untuk memfasilitasi berbagai upaya pemberdayaan dan penguatan kapasitas umat dibidang Pendidikan, ekonomi social dan budaya," imbuhnya.

Selain itu, agenda Musda tersebut juga terkait dengan pemilihan ketua BKMM baru. yang sebelumnya dijabat oleh Hj. Zumrotus Sholihah Qosim.

Hadir dalam kegiatan tersebut Sekretaris DMI Provinsi Jawa Timur H. Suhadi dan Ketua BKMM-DMI Provinsi Jawa Timur Hj Nur Jannah.


ARZ Team

Post a comment