GRESIK infojatim.com - Berani Mengungkap Membantu Yang Belum Terungkap. Telah terjadi lakalantas tunggal kendaraan truk gandengan bermuatan semen dari Tuban pukul 02.00 wib pada hari Sabtu (14/12/2019) sempat mengalami ban bocor di wilayah Lamongan, setelah berjalan ke.Timur sesampai di Jl raya cetrohadi duduksampean Gresik sekitar pukul 06.30 Wib Naas truk gandengan tersebut putus sehingga menghantam pohon dan dua (2) cagak telkom dan truk gandengannya masuk ke tambak, di akibatkan kejadian tersebut pengontrak tambak komplin dengan luas tambak +- 4 hektar dikhawatirkan benih ikan yang di tabur antara lain bandeng dan udang panami mengalami kegagalan, tkp jalan raya Setrohadi Duduksampeyan Gresik, Truk gandengannya putus dari induk truk dengan muatan semen seberat 15 ton tumpah di dalam area tambak. Sedangkan induk truk yang ada muatan semen 35 ton selamat.

Menurut keterangan Driver truk gandengan yang bernama Bedri " dalam perjalanan saya sempat mengalami trouble di tengah - tengah perjalanan, " ungkap sang Driver.

Dari pantauan awak media infojatim.com dilapangan banyak kejanggalan Driver hanya mengantongi SIM A, itupun hanya fotokopi. Padahal menurut peraturan UU lalulintas harusnya Driver mengantongi SIM B1/ B2 Umum yang asli (Setiap orang yang mengemudikan Kendaraan Bermotor di Jalan yang tidak memiliki Surat Izin Mengemudi sebagaimana dimaksud dalam Pasal 77 ayat (1) dipidana dengan pidana kurungan paling lama 4 (empat) bulan atau denda paling banyak Rp1.000.000,00 (satu juta rupiah) (Pasal 281 UU No.22 Tahun 2009).

Kelengkapan kendaraan juga tidak sesuai dengan surat-surat. Dari plat Nopol kendaraan N - 8313 - UG masa berlaku 10 – 19 , sedangkan Surat Tanda Nomer Kendaraan (STNK) Nopol N - 8313 - UG masa berlaku 10 – 2021. Dari perjalanan setelah muat terjadi 2(dua) kali mengalami kebocoran ban, itu pertanda ban roda sudah tidak layak pakai tapi kapasitas tonase berlebihan dan di paksakan. 


Waktu dikonfirmasi awak media melalui selulernya , Kanit lakalantas Unit Polsek Duduksampean Gresik mendapatkan perintah dari Wakapolsek Duduksampeyan Gresik Sdr Solikhin di perintahkan untuk segera ke tkp. Atas informasi dari masyarakat melalui Akbp Kusworo wibowo SH, SIK, MH Kapolres Gresik untuk segera menanggapi pelayanan prima informasi dari masyarakat apapun bentuknya untuk di jadikan bahan cek and Ricek kebenarannya di lapangan. 

Setelah anggota dari unit lakalantas Polsek Duduksampeyan Gresik turun ke tkp dengan pelayanan prima anggota Unit lakalantas Polsek Duduksampeyan Gresik mengatur situasi kondisi agar pengguna jalan tidak terganggu. 

Sedangkan dari pihak pengurus dari pihak truk PT Singosari Malang lewat selulernya ketika dihubungi oleh awak media infojatim.com jika terjadi terkait lakalantas jika ada yang di rugikan musyawarah dengan Driver nya terlebih dahulu setelah ada kesepakatan dari pihak Driver baru menghubungi pihak PT dengan membawa tanda bukti atau permohonan untuk di sampaikan ke kantor biar segera ada penanganan, Komentar dari salah satu pengurus dari PT Singosari Malang yang bernama Sdr Wawan dengan kontak ponsel ( 0812-17xx - xxxx). Sampai berita ini diturunkan, Minggu ( 15/12/2019). 

Langkah selanjutnya dari pihak redaksi infojatim.com mengirimkan foto kejadian tersebut kepada pihak Dirut PT Singosari Malang, pihak Dirut memberikan jawaban lewat WA nya melalui WA redaksi infojatim.com sbb: TERIMA KASIH, MUNGKIN UNTUK EVAKUASI GANDENGAN YANG TERBALIK KAMI LANJUTKAN HARI SENIN TANGGAL 16/12/2019. KARENA TERKENDALA PERALATAN.

Atas kejadian tersebut anggota dari Unit lakalantas Polsek Duduksampeyan Gresik mula jam 07,00 - 18.00 wib anggota siap siaga di TKP karena bersamaan dengan Malam Minggu menjaga kemungkinan untuk mengatur lalu lintas bersama Ipda Sukardi beserta anggota nya di TKP jln raya cetrohadi du2ksampean Gresik di bawah Pimpinan Akbp Kusworo wibowo SH, SIK, MH Kapolres Gresik.

Bersambung.........


Penulis Arifin s.zakaria Infojatim.com, gresiknews1.com ( Pendiri dan Penanggung jawab redaksi)

Post a comment