Info Jatim Grup 12:44 A+ A- Print Email


J
ambi, infojatim.com - Berani Transparan Mengungkap Membantu Yang Belum Terungkap.

KDYMM Sultan Sayid Fuad bin Sayid Abdurrahman Baraghbah menegaskan bahwa budaya Melayu harus menjadi kekuatan utama dan saling bersinergi dalam pembangunan dan kemakmuran Nuswantara. Ia menilai setiap kebijakan daerah seharusnya berpihak pada masyarakat serta selaras dengan nilai budaya yang telah menjadi identitas bangsa.

“Banyak kebijakan tidak berpihak pada masyarakat. Arah yang menyimpang harus dievaluasi karena melemahkan budaya Melayu,” ujar Sultan Jambi ke-22 dalam pernyataan resmi, pada Kamis (27/11/2025).

Menurut Sultan, kemajuan bangsa hanya dapat tercapai apabila ada keselarasan antara budaya, ekonomi, dan pemerintahan. “Budaya Melayu Jambi memuat martabat dan jati diri. Jika nilai adat diabaikan, generasi mendatang kehilangan pijakan. Sinergi budaya dan ekonomi adalah fondasi kemakmuran Nuswantara,” tegasnya.

Dirinya juga turut menyoroti praktik pembangunan yang dinilai lebih menguntungkan kelompok tertentu. Ia mengingatkan bahwa kebijakan publik harus adil dan memberi manfaat sebesar-besarnya bagi rakyat. “Jika hanya menguntungkan segelintir pihak, itu bukan pembangunan, melainkan ketidakteraturan yang merugikan masyarakat,” ungkapnya.

Untuk mempercepat peningkatan kesejahteraan masyarakat, pihaknya memastikan penguatan keterhubungan seluruh wilayah adat, termasuk melalui penguatan UMKM, sektor pertanian, dan pengembangan wisata edukasi budaya. Upaya ini diyakini mampu mengangkat identitas Melayu sekaligus memperkenalkan kembali kejayaan Kesultanan Jambi kepada generasi muda.


Selain itu, Sinergi pembangunan tersebut turut diperkuat oleh tiga mitra strategis. Direktur Utama PT Tropi Fajar Timur Sakti, M. Samsul, menyatakan komitmen perusahaan dalam membantu pembangunan daerah melalui penyediaan permodalan UMKM agar pelaku usaha dapat berkembang tanpa hambatan modal.

Direktur Utama PT Jawapes Indonesia, Rizal Diansyah Soesanto ST CPLA, menegaskan bahwa pelatihan manajemen dan pendampingan usaha disiapkan untuk membantu UMKM dalam mengelola arus kas serta kewajiban pembayaran.

“Kami mengembangkan konsep wisata edukasi budaya melalui replika suasana masa kejayaan Kesultanan Jambi yang dapat dikenalkan kepada anak-anak sejak usia dini sebagai wujud pelestarian kearifan lokal,” jelasnya.

Sementara itu, Direktur Utama PT Hilal Vina Jaya, Harja, memastikan kesiapan pengerjaan konstruksi tepat waktu dan sesuai standar guna mendukung percepatan pembangunan.

Menutup pernyataan, Sultan mengingatkan bahwa adat harus menjadi kompas dalam membangun bangsa. “Jangan salah berpijak. Budaya Melayu Jambi memiliki nilai sakral yang menjaga kehormatan kita,” ujarnya. Ia juga menegaskan pentingnya peran media sebagai penjaga identitas bangsa sekaligus penguat informasi resmi yang menghubungkan budaya Melayu dengan seluruh wilayah Nuswantara. (Rz/Tim)

#BudayaMelayu #KesultananJambi #KemakmuranNuswantara #UMKMBangkit #PembangunanBerkelanjutan #AdatSebagaiJatiDiri #WisataEdukasiBudaya #JambiBerkembang #IdentitasBangsa

Sumber berita: MitraMedia


Next
This is the most recent post.
Previous
Older Post

Post a Comment