Gresik - Dihadapan para mantan pemimpin Gresik, Bupati berjanji bahwa pada masa Pemerintahan Sambari-Qosim di periode kedua ini akan terus menerus membangun Gresik. Janji ini disampaikan Dr. H. Sambari Halim Radianto saat memberi sambutan dalam resepsi HUT Pemkab Gresik ke 42 dan Hari jadi kota Gresik ke 529 yang berlangsung di Gedung Wahana Ekspresi Poesponegoro, Jum'at (11/3/2016).

Seperti biasanya Sambari Halim Radianto yang memberi sambutan bareng bersama Mohammad Qosim banyak menyampaikan terima kasih kepada para pemimpin Gresik yang terdahulu yang kata Sambari telah banyak berjasa meletakkan dasar-dasar pembangunan sehingga Gresik bisa menjadi seperti sekarang. Tambahnya dihadapan beberapa mantan dan keluarga Bupati, Sekda terdahulu yang hadir.

Sambari merinci beberapa jasa para mantan Bupati Gresik yang terdahulu, katanya "Saya masih ingat jasa Bapak Soefelan ketika ikut membagikan bantuan pada korban banjir saat tanggul Sembayat pernah jebol. Bapak Wasiaji yang membangun gedung Puteri Mijil, Bakap Amieseno yang berhasil memindahkan Rumah Sakit ke Bunder sehingga menjadi Rumah Sakit Ibnu Sina seperti saat ini" ujar Sambari.

Sambari juga mengingat tentang jasa Bapak Johansyah yang melakukan pengurukan lahan bakal kantor Pemda Gresik yang sekarang. "Bapak Bupati Soewarso melanjutkan pembangunan kantor Pemda tersebut juga sempat memulai pembangunan Masjid Agung Gresik. Kemudian pembangunan MAG dilanjutkan oleh KH. Robbach Ma'sum sampai selesai" katanya.

Masih menurut Sambari, Pada kepemimpinan KH. Robbach Ma'sum ini juga telah membangun Masjid Al Innabah di lingkungan kantor Pemkab Gresik. "Juga beberapa kantor diantaranya DPPKAD, BPMD, Disperindag UKM, Dinas Pertanian, Dinas Kesehatan dan lain-lain. Pak Robbach juga membangun Rumah Sakit Ibnu Sina Gresik" tambah Sambari.

Meski banyak yang telah dibangun, namun Sambari tak menunjukkan hasil-hasil pembangunan yang telah dicapai. "Kalau hasil saya, silahkan anda lihat dan rasakan sendiri" ujarnya tanpa menyebut. Dia bahkan menyatakan penyesalannya, karena resepsi yang maunya akan dilaksanakan di WEP tahap II tak bisa terlaksana."Maunya saya ingin menunjukkan kepada para bapak dan ibu semua, namun ternyata masih perlu penyempurnaan" papar Sambari.

Sambari juga meminta maaf kepada semuanya terkait adanya pemberitaan yang kurang baik. "Kalau kemarin saya sempat diberitakan marah-marah terkait pembangunan WEP tahap II. Itu semua demi kebaikan warga Gresik semua. Agar gedung tersebut bisa sesuai keinginan semua masyarakat" tambah Sambari yang didampingi Mohammad Qosim.   

Sementara sambutan Qosim merespon puisi yang dibacakan oleh siswa dari SD Bambe Driyorejo. "Tentang cukup sandang pangan, ada air saat kemarau, tidak banjir saat hujan serta bisa sekolah dan tidak putus ditengah jalan seperti puisi yang disampaikan anak-anak kita tadi, adalah tugas Pemerintah dan wajib didukung oleh semuanya. Kami sekuat tenaga akan berusaha untuk memenuhi semua yang yang diharapkan oleh masyarakat" kata Qosim. (sdm/arifin sz/team)  

Post a comment