GRESIK - Pemerintah pusat melalui Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak RI yang tergabung dalam Tim Evaluasi Pengarus Utamaan Gender (PUG), melakukan tinjauan lapangan dan verifikasi data ke Kabupaten Gresik.
Tujuan mereka ke kabupaten Gresik, karena Gresik merupakan salah satu dari 86 kabupaten/kota se-Indonesia yang mewujudkan komitmen pemerintah dalam mengimplementasikan PUG yang telah diintegrasikan kedalam perencanaan kebijakan program-program, maupun pelaksanaan kegiatan pembangunan daerah dalam RPJMD, Renstra dan RKPD.
Jika data yang disajikan dan tinjauan di lapangan tersebut sesuai dengan  program yang selama ini diimplementasikan, nantinya pemerintah pusat akan memberikan penghargaan berupa Anugrah Parahita Eka-praja dari Presiden Republik Indonesia.
Tim Evaluasi yang dipimpin oleh Sutatik Sadewo tersebut langsung ditemui oleh Wakil Bupati Gresik Dr. H. Moh. Qosim di ruang Graita Eka Praja kantor pemkab Gresik, Rabu (12-10-2016).
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Moh. Qosim, menjelaskan, komitmen pemerintah Kabupaten Gresik dalam mewujudkan kesetaraan dan keadilan gender dengan berbagai strategi untuk mempercepat implementasi PUG telah dilakukan melalui berbagai pendekatan, antara lain regulasi, fasilitasi, mediasi dan pemampuan PUG.
"Pemerintah kabupaten Gresik senantiasa memberikan pelayanan terpadu terhadap perlindungan ibu dan anak. Dan diatur didalam peraturan daerah (perda)," kata Wabup Qosim.
Dirinya juga mengatakan bahwa salah satu upaya pemerintah dalam memberdayakan perempuan adalah dibangunnya sekolah perempuan guna mengurangi buta aksara. "Saat ini ada 4 sekolah perempuan di wilayah Gresik Selatan,  dan kami berencana akan membangun kembali di wilayah kepulauan Bawean," ujarnya.
Dalam kunjungannya tersebut, Tim Evaluasi juga disuguhi berbagai model pemberdayaan perempuan dan anak dari sejumlah SKPD terkait.
Arz/team/d2g

Post a comment