Surabaya - Puteri Indonesia harus seorang kader perempuan yang professional, berpenampilan rapi, bersih dan mampu mengendalikan sikap tubuh.

Hal itu dikatakan Ketua BKOW Prov Jatim Hj Fatma Saifullah Yusuf pada Malam Puncak Puteri Indonesia Jawa TImur 2016, di Rama Ballroom, Hotel Pullman Surabaya, minggu (20/12) malam.

Menurutnya, pemilihan Puteri Indonesia Jatim yang diselenggarakan Ikatan Alumni Puteri Indonesia (IAPI) Jatim ini, adalah sebuah bentuk pemberdayaan bagi kaum perempuan, sebuah ajang kompetitif positif, yang diharapkan akan melahirkan sosok perempuan yang brilian, anggun, dan tangguh serta mampu menginspirasi para perempuan lain untuk dapat menjelma sebagaimana putri idola nya.

"Untuk itu, para finalis Puteri Indonesia Jatim saya harap mampu mengembangkan profesionalisme, meningkatkan komunikasi yang efektif dengan berbagai lapisan, termasuk kepedulian terhadap masyarakat sekitar," harapnya.

Para finalis Puteri Indonesia Jatim adalah para perempuan dengan kepekaan seperti yang dimiliki oleh wanita-wanita hebat. dengan berbasis visi 'Jadikan dirimu semakin bersinar' ini, diharapkan para finalis mampu memberikan dampak positif bagi lingkungannya. "Dengan berbekal kemandirian, serta menjadi wanita yang berharga di mata Tuhan, keluarga dan masyarakat, saya yakin, visi tersebut dapat menjadi cambuk untuk terus meningkatkan kualitas SDM para finalis," katanya.

Isteri Wakil Gubernur Jatim ini berpesan, seorang Puteri Indonesia harus memiliki attitude yang baik, meliputi sikap, perilaku dan tutur bahasa, disamping knowledge serta skills. Selain itu, seorang Puteri Indonesia juga harus memiliki pribadi yang percaya diri dan menjadi diri sendiri.

Para finalis adalah idola, yang diharapkan menguasai berbagai hal, antara lain pengarusutamaan gender, pengetahuan tentang budaya, pariwisata, dan potensi sumber daya, serta menguasai bahasa asing, khususnya bahasa inggris sebagai bahasa internasional.

Kepada juara Puteri Indonesia Jatim 2106 yang akan mewakili Jatim ke Tingkat Nasional, diharapkan dapat memahami berbagai kebijakan yang dapat diunggulkan disamping penghargaan tingkat nasional dan internasional yang sudah diraih,baik di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota. "Saya memahami bahwa untuk menguasai semua itu tidak mudah dan membutuhkan perjuangan. Namun tanamkan tekad untuk menjadi the winner yang mampu merubah kesulitan menjadi kesempatan. kesempatan untuk meraih kemenangan," pesannya wanti-wanti.

Ketua Ikatan Alumni Puteri Indonesia Jatim (IAPI) Icha Aninda mengatakan, Pemilihan Puteri Indonesia 2016 Jatim terlaksana berkat dukungan Pemerintah Provinsi Jatim dan dan Bank Jatim.


Sejak pendaftaran dibuka tgl 1 November – 5 Desember 2015 berhasil menjaring 30 orang peserta, dan 20 orang yang lolos seleksi Administrasi diundang untuk mengikuti Audisi Pemilihan Puteri Indonesia Jatim 2016 yang diselenggarakan pada tanggal 8 Desember 2015 di Restoran Bandar Djakarta Surabaya.

Seluruh peserta yang hadir dalam Audisi melakukan registrasi ulang, pengukuran tinggi dan berat badan, test psikologi oleh Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya dan wawancara dengan tim Juri yang terdiri dari Juri Penampilan, Pengetahuan Umum, Public Speaking, Bahasa Inggris, Organisasi dan Psikolog. Dari hasil audisi berhasil mengerucutkan peserta menjadi 10 orang finalis yang berhak untuk melanjutkan ke babak selanjutnya.

Kesepuluh finalis tersebut adalah Ade Auliya Rahma (Nganjuk), Diana Suriani (Surabaya), Dewi Kholifatul Ummah (Bondowoso), Afini Putri Rahmatika (Gresik), Fransiska Indrayani Marpaung (Surabaya), Arina Nihaya Parahita (Kab. Malang), Badzlina Sukmawati (Surabaya), Yasmin Oktavia (Ponorogo), Rachma Sahabilla Astyadani (Kota Batu), Firda Rachmi Rosyida (Jember)

Namun, menjelang Malam Puncak, dua orang finalis yaitu, Diana Suriani dan Frasiska Indrayani Marpaung mengundurkan diri karena kesibukannya masing-masing. Sehingga Malam Puncak Puteri Indonesia Jatim 2016 yang diselenggarakan di Pullman Hotel Surabaya malam tadi hanya diikuti delapan orang finalis. Kemudian disaring menjadi lima besar, dan babak terakhir tinggal tiga finalis.

Bu Fatma pada Malam Puncak menyerahkan piala dan penghargaan kepada pemenang Puteri Indonesia Jatim 2016 yaitu Badzlina Sukmawati (Surabaya) merangkap juara Puteri Indonesia Jatim Favorit 2016. Selanjutnya akan mewakili di ajang Puteri Indonesia tingkat nasional. Sedangkan Yasmin Oktavia (Ponorogo) menempati posisi Runner up 1 Puteri Indonesia Jatim 2016 sekaligus puteri Indonesia Jatim Berbakat 2016, sementara Runner up 2 diraih oleh Ade Auliya Rahma (Nganjuk).
(HumasJatim/arz/te4am4k2)

Post a comment