Sidoarjo, infojatim.com  - Motto WANI "WORK, ACTIVE, NIMBLE dan INTEGRITY Mengungkap Membantu Yang Belum Terungkap. 



Dengan adanya kedatangan seorang pemimpin yang baru di Rutan  Kelas 1 Surabaya sistem penertiban dan perubahan di Rutan Kelas 1 Surabaya harus ada sistem perubahan dari sebelumnya harus makin lebih baik ke depannya. 

Dipimpin Plh Kepala Rutan kelas I Surabaya Sdr Wahyu Indarto yang dipercayakan oleh Kakanwil Jatim untuk menata dan melakukan berbagai pembenahan mulai dari memindahkan narapidana ke Lapas yang ada di seluruh Jawa Timur dalam waktu rentan 3 minggu beliau menjabat jabatan baru sebagai Plh Kepala Rutan Kelas I Surabaya, " Ujar, " Wahyu. 


Selama rentan waktu Kurang lebih 3 minggu sudah 576 narapidana yang sudah dipindahkan baik ke Lapas I Surabaya, Lapas 1 Madiun,  Lapas pemuda Madiun,  Lapas Pasuruan, Lapas Lumajang, Lapas Pamekasan,  dan Lapas Lapas  yang ada di Jawa Timur, " Ujar, " Plh Kepala Rutan Klas I  Sdr Wahyu.

Dari sistem perubahan  tersebut menuju peningkatan mutu layanan makan yang sebelumnya menggunakan termos,  saat ini sudah disediakan tempat makan untuk satu narapidana menggunakan tempat makan satu orang satu,  sudah berbentuk box langsung diterima warga binaan sehingga tidak sampai terjadi berebutan makan, "  ucap, " Plh Kepala Rutan Kelas 1 Surabaya saat dikonfirmasi langsung oleh Tim redaksi infojatim.com - gresiknews1.com di ruang dinasnya. 


Lebih lanjut menuju pembenahan kebutuhan air minum di setiap blok hunian sudah disiapkan galon beserta standingnya juga air minumnya,  jadi warga binaan tidak perlu ngantri ke depan dengan membawa botol untuk mengambil air minum. 

Juga melakukan beberapa kali sidak di blok hunian yang di pimpin oleh Plh Kepala Kesatuan Pengamanan Rutan Prayogo Mubarak masih ditemukan barang barang terlarang,  harapan dari kepala Plh Rutan Klas I Surabaya tetap akan berusaha untuk pembenahan di Rutan Kelas I Surabaya, " Pungkas, " Plh Kepala Rutan Kelas I Surabaya. 

Saat tim dari redaksi infojatim.com - gresiknews1.com  Arifin S.Zakaria wawancara langsung  di ruang dinasnya dengan Plh Kepala Rutan Kelas I Surabaya, Sdr Wahyu Indarto pada hari Rabu ( 28/10/2020) apabila di temukan warga binaan melakukan pelanggaran tentunya harus segera diberikan sanksi tutupan sunyi atau strap sel selain itu juga bisa kita pindahkan ke Lapas  yang ada di Jawa Timur. 


Harapan sebagai Plh Kepala Rutan Medaeng di Surabaya Sdr Wahyu Indarto tentunya imej sarang Narkoba di Rutan Kelas I Surabaya ini sudah tidak ada,  karena kami sudah berkomitmen dan berupaya semaksimal mungkin untuk melakukan pembenahan dan sosialisasi kepada seluruh warga binaan agar tidak menyalah gunakan narkoba baik dari kami berkomitmen juga dengan kepala kamar untuk menjaga agar di Rutan Medaeng ini terbebas dari peredaran atau penyalahgunaan Narkoba, " Tandas, " Plh Kepala Rutan I Surabaya.

Kegiatan yang saat ini dilaksanakan setiap pagi senam pagi dilapangan instruktur dari tenaga pegawai yang punya skill, setelah itu kita bagikan bubur kacang hijau untuk meningkatkan imun apalagi disaat situasi Pandemi Covid - 19.

Juga dilakukan kegiatan Rohani sesuai dengan agama dan kepercayaan masing masing,  kegiatan Ketrampilan yang diberikan tidak bisa kepada seluruh warga binaan dikarenakan terkait dengan anggaran,  untuk ketrampilan  diberikan kepada  warga binaan  yang mau bebas untuk pembekalan di luar nantinya setelah bebas dapat diterima di masyarakat dan setidaknya kalau sudah diluar harus sudah ada perubahan perilaku yang lebih baik lagi ,  " Tandasnya.


Jumlah warga binaan di Rutan Medaeng dalam pengawasan Sdr Wahyu Indarto  Plh Kepala Rutan Medaeng Surabaya 1787 orang,  untuk jumlah pegawai 171 orang, pejabat struktural 10 orang,  regu pengamanan 88 orang, untuk selebihnya staf administrasi. mohon doa agar Rutan Medaeng Klas I ini dapat menjadi yang lebih baik untuk menjadi percontohan bagi Rutan Rutan yang lain, sampai berita ini diturunkan, Sabtu ( 31/10/2020). 


Penulis : Arifin S.Zakaria 
(Pendiri Penangung Jawab Redaksi)

Post a comment