WONOSOBO - Apakah ada peraturan dari pemerintah yang mengatur agar setiap rumah ditanami pohon? Kalau ada, apakah sudah disosialisasikan?

Pertanyaan itu disampaikan Imam, warga Purwokerto kepada Asisten Ekonomi Pembangunan Sekda Provinsi Jawa Tengah Ir Djoko Sutrisno MSi, melalui telewicara pada Penanaman Bersama dalam rangka Bulan Menanam Nasional 2015 Tingkat Provinsi Jawa Tengah, yang dipusatkan di Desa Sembungan Kecamatan Kejajar Kabupaten Wonosobo, Jumat (18/12/2015).

Menurut Djoko Sutrisno, tanpa diatur dengan ketentuan dari pemerintah, termasuk pemerintah daerah, perintah menanam pohon sebagai bagian menjaga alam, sudah diatur oleh Tuhan. Terlebih, kegunaan pohon sangat banyak.

Mulai dari menjaga kandungan air dalam tanah, menjaga ketersediaan oksigen, mencegah longsor, dan sebagainya. Sehingga, sudah tugas manusia untuk memanfaatkan dan menjaga lingkungan demi kemaslahatan maupun kesejahteraan masyarakat.

"Setiap daerah juga punya aturan tentang itu. Tapi sebenarnya merawat lingkungan sudah diperintahkan Allah. Di mana manusia yang hidup di dunia tidak boleh merusak ciptaan Allah. Rahmat Allah dekat dengan mereka yang mau merawat ciptaanNya," bebernya.

Ditambahkan, kejadian bencana yang pernah terjadi akibat kerusakan lingkungan, jangan lagi terulang. Sudah saatnya semua pihak termasuk masyarakat, bersama-sama memperbaiki lingkungan. Salah satunya membudayakan penanaman pohon, khususnya di lereng-lereng.

"Kawasan Dieng ini juga harus dibenahi. Bagaimana? Tidak hanya mau, tapi harus diwujudkan dalam kerja nyata," tegas Djoko.

Penjabat Bupati Wonosobo Ir Satriyo Hidayat menambahkan, sebenarnya 200 tahun lalu kawasan Dieng, khususnya daerah Sikunir bukan lokasi bencana. Sebab, belum banyak masyarakat yang tinggal di tempat tersebut.

Kondisi semacam itu perlu dikembalikan dengan melestarikan lingkungan. Sehingga dapar mendatangkan manfaat dan rezeki bagi masyarakat. Apalagi, daerah tersebut merupakan kawasan wisata.

Bulan Menanam Nasional Tingkat Provinsi Jawa Tengah 2015 dilakukan dengan penanaman pohon serentak di empat lokasi. Yakni di Wonosobo, Cilacap, Grobogan, dan Wonogiri.

Penanaman yang dilakukan pimpinan daerah bersama Forkopimda setempat tersebut, tidak hanya dilakukan saat itu, tapi diharapkan dapat diikuti seluruh masyarakat. Khusus di Wonosobo, dilakukan pula penebaran 10 ribu benih ikan nila hitam.

Dalam kesempatan tersebut juga dilakukan telewicara dengan Bupati Grobogan H Bambang Pudjiono SH. Bupati Bambang menyampaikan pelaksanaan penanaman pohon di daerahnya.

Dia juga mengapresiasi program Pemerintah Provinsi Jawa Tengah yang menitikberatkan pada pembangunan infrastruktur. "Terima kasih jalan-jalan provinsi sudah dibangun bagus. Masyarakat senang," tandasnya.


Sumber : (humas jateng)

Post a comment