Gresik, Infojatim.com - Kamis 02/11/2017 Proyek jalan desa di desa Surowiti kecamatan Panceng yang menggunakan Dana Desa (DD) tahun anggaran 2017 yang dilaksanakan oleh Muhammad Kholidul Iman sebagai kades Surowiti diduga tidak sesuai dengan RAB dan pekerjaan proyek amburadul.

Pekerjaan proyek yang amburadul mengundang Ketua umum LSM JCW (Jatim Coruption Watch ) Hasan angkat bicara. Saat dikonfirmasi awak media ketum LSM JCW mengatakan, sebagai profesi kuli tinta segala informasi atau temuan di lapangan terkait pelanggaran harus diberitakan, namun dalam pemberitaan itu harus didasari bukti-bukti dan sesuai fakta dilapangan, sehingga dalam pemberitaan itu tidak dikatakan hanya sebatas mencari-cari atau berita HOAK.

"Paling tidak sebelum diberitakan harus konfrmasi dibeberapa pihak yang terkait, sehingga memberikan statment yang kita ambil langkah2 utk pemberitaan. Seperti pekerjaan proyek di desa Surowiti diduga hanya dikerjakan asal-asalan yang tidak mengacu pada RAB," katanya. 

Setelah dikonfirmasi melalui telepon seluler kepada kepala desa Surowiti mengatakan, proyek yang dikerjakan yang menggunakan DD agar tidak diangkat pemberitaannya dulu dikarenakan pekerjaan proyek masih berjalan dan jatuh tempo tanggal (30/10/17). "Apabila tidak ada kendala tanggal 30 selesai," katanya kemarin hari kamis (19/10/17).

Keesokan harinya tepatnya tanggal (20/10/17) awak media Infojatim.com mau konfrmasi langsung dan ingin melihat di lokasi pekerjaan proyek. Namun kedas tidak bisa ditemui karena dirinya ada kepentingan di Surabaya. 
Wartawan infojatim mencoba lagi menghubungi kades Surowiti agar pemberitaan terkait Plakat atau Papan Nama proyek yang masih dikerjakan tidak sepihak namun lagi-lagi kades tidak bisa dihubungi.

Namun melalui LSM JCW (Jatim Coruption Watch) para pekerja saat ditemui di lapangan mengatakan upah bayaran selalu tertunda mas, para pekerja disini sebanyak 13 orang dan sekarang hanya tinggal 7.
"Semua proyek disini memang ada plakat atau papan nama, itu hanya untuk hiasan saja, krn tidak sesuai dari hasil," katanya.

Setelah JCW dan Infojatim.com ke lapangan, kades Surowiti mengaku memang proyek tersebut belum terselesaikan. "Sehingga apa yang menjadi target dari ekspektorat proyek tersebut tanggal (30/10/17) harus selesai pekerjaan, namun ternyata ini meleset," elaknya.

Bersambung.....


JCW / Infojatim.com Arifin S Zakaria / Team

Post a comment