Gresik, infojatim.com - Motto Berani Mengungkap Membantu Yang Belum Terungkap.
Jelang pelaksanaan New Normal Kegiatan Vidcon telah dilaksanakan oleh Presiden RI beserta Forpimda Jatim dan Kab/Kota se Jawa Timur tentang penjelasan penanganan Covid-19., bertempat di Ruang rapat Grahita Eka Praja lantai II kantor pemerintahan Kab Gresik Jl Dr wahidin Sudirohusodo 245 Kec.Kebomas Kab.Gresik, pada hari Kamis 25 Juni 2020. 

Hadir dalam acara tersebut Dr. Ir. H. Sambari Halim Radianto, ST., M.Si (Bupati Gresik) , AKBP Arief Fitriyanto, SH. S.I.K. M.H (Kapolres Gresik) , Letkol Inf Budi Handoko, S.Sos (Dandim 0817 Gresik) , Heru Winoto, S.H., M.H (Kepala Kejaksaan Negeri Gresik), Fransiskus Arkadeus Ruwe, S.H., M.H (Kepala Pengadilan Negeri Gresik) , Drs. Nadlif, M.Si (Pj Sekda Kab.Gresik) , Hari Soerjono, SE., MM (Asisten I Setda Kab.Gresik) , Tursilowanto Hariogi, S.IP., MM (Asisten III Setda Kab.Gresik) , Edy Hadisiswoyo, S.H., M.M (Inspektorat Kab.Gresik) , Nanang Setiawan, S.IP., M.Si (Ka Dinas Perhubungan Kab.Gresik) , A.M. Reza Pahlevi, A.P (Ka Bag Humas dan Protokoler Kab.Gresik), Nurul Puspita Wardani, S.STP. (Ka Bag Pemerintahan Umum Kab.Gresik) 

Gubernur Jatim Dra Khofifah Indar Parawansa pada intinya dalam agenda Vidcon menyampaikan sbb:
 - Bahwa kami juga menjaga dagang nasional karena kebutuhan pokok di Wilayah Jatim sangat di butuhkan bagi provinsi yang lain di Indonesia masih bergantung pada Provinsi Jawa Timur

 - Dan mengenai prosentase penanganan Pandemi Covid 19 tertinggi sampai saat ini di jawa timur dan terus memaksimalkan tracing secara masif, untuk itu kinerja ekspor saat pendemi Covid-19 saat ini sangat meningkat terutama ekspor ke negara swiss terutama ekspor emas, "Pungkasnya, ".  
- Bahwa di 16 provinsi logistik nya sangat tergantung dengan Jatim sehingga kami akan tetapi optimalkan sebaik mungkin meskipun pada kondisi pandemi Covid-19. Otomatis Produksi secara nasional saat ini Provinsi Jawa timur peringkat pertama dari provinsi lain sehingga kami akan tetap akan menjaga produktivitas nya, " Ujar, " Gubernur Jatim.

 - Selanjutnya kasus postif Covid-19 di Jatim paling banyak di Indonesia sehingga kami juga memaksimalkan agar bisa segera menurun setiap hari nya, namun di setiap daerah awal bulan Juni ada penurun sehingga setiap hari ada penurunan dan siap menuju new Normal namun kami akan tetap mengawasi masyarakat untuk tetap mematuhi peraturan protokol kesehatan.Meski masih banyak masyarakat yang masih tidak mematuhi aturan pemerintah di antaranya (tidak memakai masker, masih banyaknya berkerumun di warung maupun di tempat yang lain) " Ucapnya, ".

 - Di saat pandemi Covid-19 di Wilayah Jatim saat ini fokus membuat kampung,pesantren tangguh,kampung nelayan tangguh,terminal,kantor dan perusahaan tangguh untuk mencegah dan memutus penyebaran Covid-19, " Imbuhnya, ". 

Juga dari Dr. Joni (Kepala RS. Dr. Soetomo Sby) dalam menyampaikan yang intinya sbb :
 - Bahwa angka kenaikan Covid-19 awal bulan Juni semakin naik namun di imbangi dengan penurunan pasien sembuh baru di setiap harinya, untuk pencegahan penyebaran Covid-19 di Wilayah Jatim sudah kami lakukan semaksimal mungkin sehingga jangan sampai ada lagi muncul cluster cluster baru, " Ujarnya, ". 

Dengan adanya Covid-19 saat ini kami sangat merespon karena sudah banyak angka kenaikan Covid-19 di Wil Jatim sehingga RS di Wil Surabaya juga kuwalahan dengan banyak nya pasien Covid-19. Presiden RI 1. Ir. H.Joko Widodo juga pada acara inti dari Vidcon beserta Forpimda Jatim dan Kab/Kota se Jatim di Pemkab Kab Gresik menyampaikan pada intinya sbb : 
 - Bahwa kami mengapresiasi setinggi - tingginya kepada Forkopimda Jatim dan Bupati/Kota seJawa timur, aparat keamanan TNI/Polri serta masyarakat yang sudah bekerja keras dan penuh dedikasi dalam mengendalikan/menangani Covid-19 di Wilayah Jawa Timur.," Ujar, " Presiden RI dalam acara Vidcon tersebut.

 - Dimana kita semua harus memiliki perasaan yang sama bahwa kita sekarang dalam Krisis kesehatan dan ekonomi maka dari itu kita semua harus memiliki perasaan yang sama dalam mengendalikan Covid 19 ini. Agar ada perasaaan yang sama dalam situasi krisis kesehatan dan ekonomi yang tidak hanya terhadir di Indonesia saja, Masyarakat juga harus memiliki persaaan yang sama, jangan berpikir situasi sekarang adalah situasi yang normal - normal saja tapi harus melaksanakan protokol kesehatan, karena Krisis ekonomi terus melanda dunia global dan tidak mudah dihadapi secara seimbang tidak boleh mengedepankan ekonomi tapi mengabaikan kesehatan, demikian juga sebaliknya.

 - Angka Covid-19 di Wilayah Jatim saat ini tertinggi di lndonesia dalam 2 minggu kedepan, penanganan harus terkoordinir dan terintegrasi, laksanakan manajemen krisis dan koordinasi untuk menurunkan angka penyebaran dan harus ada kerjasama dan sinergitas seluruh komponen.

 - Untuk Gresik,Sidoarjo, maupun Kab/ Kota yang lain harus dalam 1 manajemen dalam rangka untuk menurunkan angka Covid 19 ini dengan berkoordinasi secara penuh dalam mensinergikan dengan rumah sakit rumah sakit rujukan, serta Upaya yang sudah dilaksanakan selama ini tracing tracking harus dilanjutkan dengan jumlah yang lebih besar dan laksanakan pra kondisi dan tentukan timing yang tepat sebelum pelaksanaan New Normal dan Prioritaskan mana sektor yang penting yang harus didahulukan, "Pungkasnya, ". 

 - Ajak dan Libatkan tokoh masyarakat, tokoh agama untuk turut mensosialisasikan dan ingatkan masyarakat tentang protokol kesehatan secara masif dan terus menerus.. Siapkan berbagai alternatif rencana agar siap menghadapi segala kemungkiman yang akan terjadi kedepan, dan harus siaga untuk menghadapi situasi - situasi tak terduga, Ingat bahwa perkembangan pandemi dunia secara global masih terus meningkat.

 - Dan tingkatkan strategi berbasis budaya lokal agar lebih efektif dalam pelaksanaan maupun pencapaian sasaran dalam penanganan, dan kita dalam proses menyelesaikan Covid-19 juga harus berperang untuk mempertahankan ekonomi dan saat ini angka postif yang terdampak Covid-19 di Wilayah Jatim sangat banyak di Indonesia dan angka pertumbuhan nya juga paling banyak di Wilayah Jatim.

 - Dan yang paling tinggi angka Covid-19 di Wil Indonesia adalah Surabaya raya dan untuk Gresik dan Sidoarjo harus satu menejemen karena yang masuk di Wilayah itu bukan hanya satu Wilayah sehingga banyak wilayah.

 - Gubernur, Bupati dan walikota saya berpesan untuk saling menjaga dan harus peduli dan bertanya kepada pakar - pakar serta sains yang mengerti dengan adanya Covid-19 saat ini. Untuk saat ini angka kenaikan postif di dunia sudah mencapai 10 juta orang sehingga kita harus saling mengingatkan dengan kondisi saat ini , "Ujar, " dari presiden kita Joko Widodo dalam Vidcon tersebut. 

Selanjutnya diteruskan. dengan tanya jawab dengan Bupati/Walikota se-Jatim, Dokter RS di Jatim dan Pengusaha,selama agenda Vidcon tersebut berlangsung berjalan dengan tertib dan lancar.
 - Bahwa dengan adanya Video Conference (Vidcon) tersebut diharapkan Forkopimda di Wilayah Jawa Timur dan jajarannya untuk dapat menjalankan langkah - langkah protokol kesehatan Covid-19.

 - Dalam kegiatan tersebut masyarakat agar lebih waspada, ketika bepergian dan wajib memakai masker serta adanya pembatasan secara serius sehingga bisa memutus mata rantai penularan Covid 19.


Penulis Arifin S.Zakaria infojatim.com ( Pendiri Dan Penangung Jawab Redaksi)

Post a comment