GRESIK - Kabupaten Gunung Kidul Provinsi D.I Jogjakarta melakukan kunjunga kerja di Kabupaten Gresik, rombongan yang di ketuai Dodi Wijaya S.H yang juga ketua Komisi D bertujuan untuk menimba ilmu terkait dengan perpustakaan Gresik yang baru-baru ini berhasil menjadi juaran Nasional.
Kami bersama rombongan sengaja berkunjung ke Gresik untuk melihat prestasi perpustakaan  yang pernah di raih Gresik, semoga ilmu ini bisa kami kembangkan di Daerah kami demikian disampaikan Ketua rombongan yang diterima langsing oleh Asisten I di ruang Graeta Eka Praja lantai II kantor Bupati Gresik, selasa (04-10-2016).
Rombongan sebanyak 9 orang yang terdiri dari anggota DPRD dan skretariat Dewan Gung kidul ini tidak hanya mendapat ilmu strategi keberhasilan Perpustakaan di Gresik namiun juga mendapat ilmu,  bahwa perpustakaan menjadi pusat study kebijakan pemerintah.
Terlkait dengan Juara Nasional perpustakaan, Asisten Pemerintahan dan kesra Tursilowanto Hariyogi menjelaskan bahwa Juara Nasional perpustakaan di raih oleh SMANU I Gresik, adapun kelebihannya yaitu adanya diperensiasi yang berbeda yaitu siswa wajid mengumpulkan karya tulis atau karaua fotografi di perpustakaan sekolah, sedang di klas ada perpustakaan buku-buku sekolah serta telah tersediaannya panggung ekpresi. Inilah menjadikan SMANU I Juaran Nasional.
Sedang Perpustakaan Daerah, menurut Asisten pemerintahan dan Kesra bahwa Perpustakaan daerah tidak hanya sebagai tempat membaca, namun sudah kita arahkan menjadi pusat study kebijakan Pemerintah. Bupati Gresik telah mengambil kebijakan untuk setiap lulusan S1 ke atas di wajibkan untuk mengumpulkan skripsi, tesis, disertasi dan karya tulis Diklat struktural wajib di kirim ke Perpustakaan,  (rencana akan dibuatkan perpustakaan khusus) ini sebuah bukti kalau Bupati menghargai  karya ilmiah, sekaligus sebagai referensi bagi pelajar maupun referensi ide – ide pembangunan Daerah.
Untuk memenui kebutuhan buku, Perpustakaan juga telah menyiapkan 2 unit mobil perpusatakan keliling dari desa ke desa, mendirikan rumah baca bermain anak yang berada di kantor kecamatan, sekolah atau balai desa. Perpustakaan tidak hanya sebagai tempat membaca.
Tapi sudah juga sebagai tempat pertemuan masyarakat. Dan yang baru kita kembangkan yaitu progam Story telling, program ini ternyata sangat di minati pelajar, sebagai ukuran kemampuan siswa/pelajar dalam bercerita, jelas asisten I.
Arz/team/d2g

Post a comment