GRESIK infojatim.com - Wakil Bupati Gresik Dr. Muhammad Qosim melepas keberangkatan truk bermuatan LPG yang dialokasikan untuk beberapa Badan Usaha Milik Desa (BumDes) di Gresik.

Ada 3 truk gas LPG yang dilepas saat itu dalam suatu upacara yang berlangsung di halaman Kantor Bupati Gresik. 2 Truk bermuatan masing-masing bermuatan 560 tabung LPG ukuran 3 kg, sedangkan truk lain memuat gas LPG Bright gas yang berisi 5,5 kg.

Prosesi pelepasan tersebut ditandai dengan pemecahan kendi yang dilakukan Wakil Bupati Gresik yang didampingi Sekda Gresik Djoko Sulistiohadi. Usai memukulkan kendi ke bumper truk, Wabup Qosim berujar, "Semoga dengan pengiriman LPG ke Bumdes, berdampak semakin lancarnya distribusi LPG ke masyarakat di pedesaan. Dan tidak ada lagi kelangkaan LPG" ujar Qosim.

Dari 309 Tahap awal pengiriman, ada 43 BumDes yang sudah disiapkan menjadi penyalur LPG di desa-desa di Kabupaten Gresik. Hal ini sesuai petunjuk pihak Pertamina.    

Menurut Sakles Eksekutive LPG Pertamina, Bagus Sulistio Hadi yang didampingi penyaluran tahap awal diutamakan bagi BumDes yang selama ini tidak ada penyalur LPG di desanya. "selain menyalurkan LPG 3 kg, Bumdes ini juga diwajibkan untuk mensosialisasikan LPG non Subsidi (Bright Gas) 5,5 kg seharga Rp. 65 ribu.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Tursilowanto Hariogi didamnpingi Kabag Humas dan protocol Suyono menyatakan bahwa kedepan semua Bumdes berkesempatan untuk menjadi penyalur LPG untuk masyarakat desanya.

"Selain menyalurkan LPG, 309 Bumdes ini juga di arahkan untuk memasarkan produk PT Wilmar Nabati dan PT Unilever untuk masyarakat desa. Bahkan kami menjajaki kemungkinan untuk menjadi penyalur puput PT Petrokimia Gresik. Dengan bermainnya BumDes pada distribusi barang, maka akan memotong rantai distribusi dan masyarakat akan mendapatkan barang yang murah. Tentu saja BumDes sebagai agen perekonomian desa sesuai Permendes 4/2015 dan Perda Kabupaten Gresik nomer 3 tahun 2017 segera terwujud " papar Tursilo. 


ARZ Team

Post a comment