GRESIK - Luar biasa sekali, ribuan orang dari berbagai penjuru berbondong-bondong menghadiri haul Mbah kanjeng Sunan Kalijogo, di puncak gunung Sorowiti, Panceng, Gresik Jawa timur, Haul Sunan Kalijogo memang digelar tiap tahun, tapi tidak semeriah tahun ini.

H.Yasin pengunjung jauh-jauh dari Pucuk Lamongan, yang juga anggota Sarkub (Sarjana kuburan), mengatakan, "Alhamdulillah tak menyangka saya bisa hadiri acara haul di Sorowiti ini, padahal sudah lama keinginan itu ada, namun baru kali ini bisa mengikutinya, datang disini hati terasa tenang, dan pikiran juga bisa jadi Padang" tuturnya (Kamis,29/08/2019). 

Hal senada disampaikan oleh Kyai.Mas'ud Makruf, pengasuh pondok pesantren wali songo Sekaran Lamongan yang juga ketua Sarkub (Sarjana kuburan) se-nusantara, "Setiap tahun disini itu pasti ada acara haul Sunan Kalijogo, Alhamdulillah saya beserta keluarga dan jamaah Sarkub yang biasa saya pimpin, tiap tahunya bisa istiqomah mengikutinya, saya berdo'a semoga kami serombongan tahun depan bisa hadir kesini lagi, Amin" harapnya. 

Turut hadir dalam acara tersebut,para pejabat pemerintahan setempat, tokoh masyarakat, remaja, tamu undangan dari luar kota, komunitas jamaah Sarkub (Sarjana kuburan) dari berbagai daerah, ada yang dari luar pulau, bahkan luar negeri. 

H.Sunhaji, selalu sesepuh dan Kades terpilih, dalam sambutanya menyampaikan, "Sorowiti ini disamping sebagai wisata religi, juga tempatnya ilmu, perlu kita ketahui bersama, dulu diatas gunung ini adalah tempat ulama' besar waliyullah Kanjeng Sunan Kalijogo bertapa dan berdakwa mensiarkan agama Islam, dengan bukti peninggalan dan petilasan seperti yang sudah kita saksikan bersama, oleh karena itu sebagai warga Sorowiti khususnya, kita harus bisa merawatnya dengan baik, dan apabila ada pengunjung yang datang kemari marilah kita sambut dengan sikap akhkaqul karimah, kita sapa dengan ucapan salam, supaya mereka tau bahwa antara wisata pantai, wisata kolam renang dan wisata religi di Sorowiti sini jauh berbeda", Ungkapnya, sambil menceritakan sejarah perjalanan Sunan Kalijogo di Sorowiti. 

Acara haul sangat semarak dan mantab,karena menghadirkan tokoh spiritualis nasional, Kyai.M.Muzakkin (Gus Zakky) pengasuh pondok pesantren rehabilitasi sakit jiwa dan narkoba, Asma'Berojomusti, yang beralamat di kampung Sekanor, desa Sendangagung Paciran Lamongan Jawa timur.

Gus Zakky dalam ceramahnya menyampaikan, "Bila ingin jadi Walinya Allah, maka harus bisa menjalankan minimal empat syarat, diantaranya adalah 
1.Harus mempunyai kwalitas iman dan taqwa
2.Harus mempunyai kwalitas ilmu
3.Harus mempunyai kwalitas karya,dan 
4.Harus mempunyai kwalitas hidup" Tuturnya.

Selain itu kata Gus Zakky, Pria yang juga ketua umum JCW (Jatim Corruption Watch) Provinsi Jawa timur, dan ketua pusat BPAN RI (Badan Penyelamat Aset Negara Republik Indonesia) ini menambahkan, "Jadikan haul ini sebagai wahana alat sillaturrahmi, mencari ilmu, dan tabarukan kepada Sunan Kalijogo, agar hidup kita semua khusunya masyarakat Sorowiti dan sekitarnya bisa makmur dan barokah", Bebernya.

Alhamdulillah acara haul berjalan dengan lancar,tanpa ada kendala apapun,dengan di promotori oleh Mbah Juru kunci makam Sunan Kalijogo sendiri, semua pihak yang terkait,pejabat pemerintah,Ulama',tokoh masyarakat,para remaja,segenap panitia,dan Ustadz Muhammad Sholeh bin H.Makruf beserta keluarganya,dari Sekaran Lamongan. 

Kata Sholeh, "Haul tahun ini luar biasa, karena hadirkan pembicara kondang, dan mumpuni di bidang Sarkub, saya pantau mulai awal hingga do'a penutup,tidak ada satupun pengunjung yang ngantuk, karena Kyai Muzakkin benar-benar jos dalam menyampaikan materinya, sangat mengena dan pas sesuai tema haul, cocok menerangkan urusan kuburan", Pungkasnya. Sampai berita ini diturunkan, Sabtu (31/8/2019). 


Sumber Berita : Suara JCW News/Partner Mitra Arifin s.zakaria Infojatim.com ( Pendiri dan Penanggung jawab redaksi)

Post a comment