GRESIK - Kalah menang dalam permainan apapun itu sudah biasa, kali ini kalah menang dalam Pilkades di salah satu desa Babak Bawo kec Dukun Kab Gresik membuat beberapa warga desa ada yang tidak bisa menerima atas terpilihnya kembali yang ke 3 kalinya sebagai Kepala Desa atau yang lebih Keren sebagai bapak Bupati Desa terpilih periode Tahun 2019 - 2024, Jum'at (30/8/2019). 

Hasil dari investtigasi pimpinan dan penanggung jawab redaksi infojatim.com di lapangan berhembusnya isu tersebut akibat dari kecemburuan sosial di duga dalam pesta pemilihan Pilkades tahun 2019 ini di desa tersebut, yang lebih mengkuatkan sumber -sumber info baik dari rekan beberapa Kepala desa dan warga masyarakat selama kepemimpinan 2 periode berturut - turut dan juga sumber yang lebih terkuat lagi dari Pemerintahan Pemkab Gresik Kepala Desa tersebut tidak pernah bermasalah dalam menjalankan tugasnya. 

Masih dalam kepemimpinannya Kepala Desa Babak Bawo kec Dukun Kab Gresik tersebut untuk pembangunan ataupun pelayanan berjalan dengan lancar dan juga bantuan - bantuan dari pusat baik berupa hewan sapi dll masih tetap terpelihara dengan baik. Menurut pengakuan dari salah satu tokoh berkomentar yang tidak mau disebutkan namanya kepada awak media online Infojatim.com, ini hanya sebagai ujian cobaan kepada Kades Babak Bawo Khamim Thohir sebagai Kepala desa terpilih kembali. 

Berjalannya waktu demi waktu salah satu warga yang bernama Sukaya berstatus sudah Single Parent pada tanggal 22 september 2011 dari putusan Pengadilan Agama yang sudah resmi status tersebut dalam gugatan cerai, dan pada akhirnya Sukaya yang mempunyai 2 orang anak laki-laki dan perempuan dalam kesehariannya harus bekerja keras untuk mencukupi kebutuhan ekonomi kedua anaknya tersebut.

Dan pada akhirnya Sukaya tersebut terjalin hubungan harmonis dengan pemimpin Kepala desa tersebut melanjutkan Nikah secara agama Syah pada tanggal 14 Juni 2012 dan istri pertamanyapun masih satu desa juga sudah mengetahui hubungan tersebut, yang penting suami saya tidak lepas dari tanggung jawab kepada keluarga sebagaimana mestinya, "ujar kades Khamim Thohir kepada awak media online Infojatim.com,". 

ironisnya kenapa dalam Pernikahan yang ke 2 seorang kepala desa / Bupati Desa harus di permasalahkan??? , karena dalam pernikahannya menurut agama itu SYAH. tapi dari beberapa warga berupaya keras untuk menjatuhkan kepemimpinannya sebagai kepala desa/ bupati desa Babak Bawo tersebut, beberapa warga mau berupaya keras berkoordinasi ke PPH Polres Gresik, ternyata dari pihak Polres Gresik belum mau mengambil tindakan di karenakan tidak cukup kuat bukti. 

Dari beberapa warga tidak berhenti sampai disini dalam melaporkan kepala desa Khamim Thohir, akhirnya melangkah ke.Pemkab Gresik melaporkan kepada beberapa pimpinan yang ada di Pemkab Gresik baik melapor kepada PMD ( pemerintahan desa) dan juga kepada kepala Inspektorat Kab Gresik. Terutama kepada Bapak Bupati Gresik tidak segampang itu memberikan sanksi sanksi untuk memberikan tindakan kita lihat dulu Bobot kesalahannya. 

Dengan mencuatnya isu - isu yang ditujukan kepada Khamim Thohir baik di media, redaksi infojatim.combergegas konfirmasi kepada beberapa para pimpinan pada hari Kamis tanggal 29 Agustus 2019, beberapa pimpinan memberikan jawaban kami sebagai pelayan tetap menerima pengaduan apapun yang masuk, kami tetap profesional untuk menindak lanjuti atau memberikan sanksi jika terbukti fatal baik dalam kepemimpinan sebagai Kepala Desa / bupati desa, ujar beberapa pimpinan di Pemkab Gresik ketika di wawancarai oleh redaksi infojatim.com.

(Bersambung untuk perkembangan info selanjutnya)


Penulis Arifin s.zakaria Infojatim.com ( Pendiri dan Penanggung jawab redaksi).

Post a comment