GRESIK infojatim.com - Dalam acara tasyakuran dan Wisuda Warga Baru Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Cabang Gresik Tahun 2018 di Stadion Gelora Joko Samudro pada Jum'at (14/9/18) acara dimulai pukul 20.00 wib.

Kapolres Gresik AKBP Wahyu S Bintoro, SH SIK MSi yang diundang oleh panitia sebagai narasumber  hadir bersama Kabagops Polres Gresik Kompol Harna dan Kapolsek Kebomas Kompol Rony. Dan turut dihadiri oleh Kapten. Inf. Sali Danramil Kebomas mewakili Dandim 0817 / Gresik, Dewan PSHT pusat Madiun, Ketua PSHT cabang Gresik, Ketua panitia dan tamu Undangan serta Sesepuh PSHT.

Dalam acara tersebut juga dihadiri peserta wisuda sebanyak 237 orang dan akan disahkan menjadi pendekar muda. ketua PSHT cabang Gresik,  Bapak Ir. Murdiono menyampaikan ucapan terima kasih kepada Kapolres Gresik, Kabagops Polres Gresik Kompol Harna dan Kapolsek Kebomas Kompol Rony, Kapten. Inf. Sali Danramil Kebomas mewakili Dandim 0817 / Gresik yang telah memberikan tempat dan mengamankan malam tasyakuran dan proses wisuda Warga Baru PSHT.

Sebanyak 237 orang dan akan disahkan menjadi pendekar muda PSHT cabang Gresik menerima pembekalan dari  Kapolres Gresik

Kapolres mengatakan dirinya sebagai warga kehormatan PSHT yang dilantik pada saat menjabat Kapolres Bojonegoro tanggal 17 Oktober 2017. Saat menjabat Kapolres Bojonegoro telah membentuk Paguyuban Bojonegoro Kampung Pesilat guna mempererat silaturahmi dan kebersamaan antar pesilat.

"Karena sebagai warga kehormatan PSHT, Saya mempunyai tugas dan tanggungjawab untuk mengajak warga PSHT menjaga kamtibmas diwilayah Gresik. Setiap tahunnya anggota PSHT semakin bertambah, dengan jumlah yang cukup besar diharapkan para anggota ikut memelihara kamtibmas dan menegakan nilai persatuan dan kesatuan bangsa serta menjunjung tinggi 4 pilar kebangsaan (Pancasila, UUD 1945, Bhinneka tunggal Ika dan NKRI)" terang Kapolres.

Kemudian, berkaitan dengan Pelaksanaan Asian Games 2018 dapat berjalan dengan sukses dan kontingen negara Indonesia meraih banyak medali emas yang salah satunya disumbangkan oleh cabang pencak silat. "ini merupakan prestasi yang membanggakan bagi kita semua, kedepan saya harapkan ada atlet atlet nasional pencak silat lahir dari PSHT gresik" ungkap AKBP Wahyu.

AKBP Wahyu S Bintoro mengajak para anggota PSHT , memasuki tahun politik Pileg dan Pilpres 2019 agar kita dapat memilah berita yang beredar di medsos antara lain Facebook, Whatsapp, Twitter dan Instagram guna menghindari berita hoax yang dapat memecah belah persatuan. Sekain itu perkembangan paham radikalisme dan terorisme di wilayah semakin cepat. "kita semua pro aktif turut mencegahnya dan jika mengetahui penyebarannya segera dilaporkan kepada pihak Kepolisian dan kita dukung pelaksanakan Pileg dan Pilpres dengan aman dan damai " pungkas Kapolres Gresik.

Selain itu juga, Joko Prasetyo selaku perwakilan pimpinan Pusat PSHT Madiun mengatakan akan terus mengawal keutuhan NKRI, jika ada yang berusaha merongrong NKRI, maka PSHT siap berjuang sampai titik darah penghabisan. PSHT menyatakan ikrar menolak radikalisme, terorisme, narkoba dan berita hoax.

"Kami selaku perwakilan pimpinan pusat mendukung Pilkada damai demi kesatuan NKRI, PSHT netral dan mendukung pelaksanaan Pileg dan Pilpres 2019 yang aman dan kondusif" ucapnya sampai berita ini diturunkan,  Sabtu (15/9)

Setelah serangkaian acara sambutan-sambutan acara dilanjutkan dengan doa bersama dan Atraksi pencak silat dilanjutkan dengan ramah tamah 
dengan santap malam bersama.  


ARZ TEAM

Post a Comment