Gresik, infojatim.com - Motto Berani Mengungkap Membantu Yang Belum Terungkap


Dalam pembangunan pemecah gelombang di desa Rejodadi  Campurejo Kec Panceng Kab Gresik sesuai dengan perencanaan yang mengacu pada hasil jaring aspirasi masyarakat khususnya masyarakat nelayan Desa Rejodadi. 

Yang jadi masalah pembangunan Penangkis gelombang itu melingkar diujung Utara ada pintu keluar masuk perahu, " Ujar," Kades Amudi saat berkomentar kepada Pendiri Dan Penangung Jawab Redaksi infojatim.com gresiknews1.com


Tahap awal dalam pembangunan pemecah gelombang melalui DD di bangun di atas tanah  milik nelayan sebelah timur, kebetulan berbatasan dengan kepunyaan Sdr Kodim. 

Untuk tidak terkesan bangunan itu menyatu dengan proyek desa,  Sdr Kodim sekarang oleh Kepala Desa Amudi untuk membuat tanggul sendiri sebagai pemisah antara tanah milik nelayan dengan milik Sdr Kodim, " Ucap, " Kades Amudi. 

Mulai hari Jum.at 12/9/20 sampai saat ini Sdr Kodim sedang proses dalam pembuatan tanggul baru untuk pemisah / kepemilikannya, supaya jelas batas kepemilikannya agar tidak ada salah tafsir dalam penilaian masyarakat. 

Dalam pembangunan proyek Penangkis Gelombang kepala desa Amudi tidak mengkait- kaitkan lahan milik pribadi Sdr Kodim, dan sebelumnya dalam proyek pembangunan Penangkis Gelombang  tersebut yang di beritakan di beberapa media terkait anggaran,  Kepala Desa meluruskan dalam pembangunan tersebut tidak ada penyalah gunaan anggaran yang saya kerjakan, karena lahan tersebut milik pribadi nelayan.


Dalam proses secara administrasi hak kepemilikan saya,  Amudi selalu Kepala Desa Campurejo Kec Panceng Kab Gresik, secara administrasi dapat membantu memberikan riwayat lahan tersebut berdasarkan pembuktian di buku Desa bahwa benar benar lahan tersebut milik nelayan,  " Ungkap, "  Amudi ketika dikonfirmasi oleh Pendiri Penanggung Jawab Redaksi infojatim.com gresiknews1.com. Sampai berita ini diturunkan Senin  ( 14 /9/2020) . 
( Bersambung) . 



Penulis: Arifin S.Zakaria infojatim.comgresiknews1.com  ( Pendiri Penanggung Jawab Redaksi)

Post a comment