Info Jatim Grup 12:32 A+ A- Print Email
Gresik, infojatim.com - Motto Berani Transparan Mengungkap Membantu Yang Belum Terungkap.


Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani melakukan penanaman 250 Pohon Tabebuya di perbatasan Gresik-Lamongan, Rabu (01/03/2023). Bertempat di wilayah Desa Pandanan, Kecamatan Duduksampeyan kabupaten Gresik.

Kegiatan ini merupakan sinergi antara Pemerintah Kabupaten Gresik bersama dengan Insan Pers Gresik. Selain itu, ada tiga perusahaan swasta di Kabupaten Gresik yang turut andil yakni PT Wilmar Nabati Indonesia, PT Petrokimia Gresik, dan PT Indospring.

Kegiatan yang bertajuk Menanam Pohon Merawat Kehidupan ini, juga merupakan rangkaian dalam rangka Hari Pers Nasional 2023 . Serta berhubungan erat dengan Nawa Karsa Bupati Fandi Akhmad Yani dan Wakil Bupati Aminatun Habibah, yakni Gresik Lestari.

Gus Yani, begitu Bupati Fandi Akhmad Yani dikenal, menekankan pentingnya menjaga keberlanjutan lingkungan hidup serta kualitas mutu udara, terutama di Kabupaten Gresik yang dijuluki sebagai Kota Industri.

Mudah mudahan  kolaborasi antara Insan Pers Gresik  dan Pemerintah Kabupaten Gresik, khususnya Dinas Lingkungan Hidup lewat kegiatan ini bisa terus berkelanjutan. Sehingga kedepan bisa menjadi gerakan yang massal. Ini sesuai dengan _tagline_ HUT Gresik yakni "kolaborasi dalam pelayanan"," ungkap Gus Yani.

Dalam kesempatan yang sama, Gus Yani mengungkapkan bahwa saat ini dirinya memberikan tugas kepada Kepala Dinas Lingkungan Hidup yang baru dilantik untuk membawa kembali Piala Adipura ke Kabupaten Gresik pada tahun depan.

"Ada salah satu variabel yang kita penuhi. Yakni penanganan sampah. Tahun ini, kita akan fokus menata terkait penanganan sampah," ujarnya

Kata Gus Yani, saat ini Pemerintah Kabupaten Gresik masih berproses merampungkan TPA Belahan Rejo, Kedamean yang direncanakan rampung di akhir tahun.

Ditambahkan , disamping permasalahan sampah, penghijauan juga merupakan suatu isu yang juga harus masifkan kepada masyarakat.

"Ayo _nandur_ walaupun besok kiamat. Yang penting kita menanam dulu, karena nanti pasti akan kita petik manfaatnya. Saya juga sudah memulai, dengan membeli pohon bahkan dengan biaya pribadi untuk bisa ditanam di median-median jalan," pungkasnya.
 
Dalam  gerakan ini bertujuan menjaga lingkungan Gresik sebagai kota industri. Meskipun kecil, tetapi diharapkan mampu menginspirasi dan memberikan dampak positif. 

“Dari yang saya baca, satu pohon mampu mengkonversi Karbon Dioksida menjadi 1,2 kilogram Oksigen. Artinya satu pohon bisa menghidupi dua orang. Kalau saat ini kita tanam 250 pohon, kita bisa membantu 500 manusia. Jika ini menjadi gerakan yang masif, tentu dampaknya akan sangat luar biasa,” katanya. 

Rencananya, 250 Pohon Tabebuya ini akan ditanam di sejumlah titik di Kecamatan Duduksampeyan. Salah satunya, di jalan yang terkena dampak pelebaran jalan. Dimana, banyak pohon ditebang untuk proyek tersebut.

Tampak hadir pula dalam kegiatan ini, Kepala DPRD Gresik Abdul Qodir, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Sri Subaidah, Asisten I Setda Kabupaten Gresik Sutoyo, Camat Duduksampeyan Merista Dedy Hartadi bersama Muspika, dan Imam Basuki ( Kabag Humas Pemkab Gresik.,  jajaran kepala desa se-Kecamatan Duduksampeyan dan perwakilan dari perusahaan. 

Selanjutnya di tambahkan oleh pimpinan redaksi infojatim.com dengan adanya program Gresik Lestari Nawa Karsa Bupati Gresik kita sebagai masyarakat Gresik dan juga insan Pers Gresik. mari dukung program tersebut demi menjaga kelestarian lingkungan hidup terutama di Kabupaten Gresik, " Pungkasnya. (TH)

Pendiri Penanggung Jawab Redaksi infojatim.com : Arifin S,Zakaria

Post a Comment