Boyolali - Warga Kecamatan Selo Kabupaten Boyolali meminta Gubernur Jawa Tengah H Ganjar Pranowo SH MIP segera memperbaiki tiga jembatan di jalur evakuasi Gunung Merapi. Yakni jembatan di Dusun Jeruk Desa Jeruk, jembatan Dusun Tlogo Lele Desa Tlogo Lele dan jembatan Bangunsari yang terputus sejak erupsi Merapi pada 2010 lalu.

"Jembatan Bangunsari yang pada erupsi lalu putus saya minta diperbaiki pak. Saat inj jembatannya berupa jembatan sesek (bambu)," kata Kades Jrakah Slamet Sutanto pada acara Ngopi Bareng Mas Ganjar di Joglo Tourist Information Center Desa Jeruk Kabupaten Boyolali, Rabu (13/01/15).

Slamet menuturkan jembatan Dusun Jeruk membutuhkan dana perbaikan sebesar Rp 300 juta. Sementara jembatan Dusun Tlogo, perlu dipermanenkan, sama dengan jembatan Bangunsari. Pihaknya sudah mengajukan proposal perbaikan ke pemerintah kabupaten, namun belum mendapat respon.

Selain perbaikan jembatan di jalur evakuasi, warga juga meminta perbaikan jalan, di antaranya jalan Dusun Kajer dan Sepi yang merupakan jalur evakuasi yang kini masih berupa tanah, serta jalan Gebyok-Jeruk.

Menanggapi permintaan warga, Ganjar akan memprioritaskan perbaikan infrastruktur yang berkaitan langsung dengan kebencanaan. Dirinya meminta warga untuk segera membuat usulan yang langsung ditujukan kepadanya agar nantinya dapat segera dilakukan perbaikan. "Karena ini soal bencana segera buat usulan langsung ke gubernur agar cepat tertangani," kata Ganjar.

Kedatangan Gubernur Ganjar Pranowo di Kecamatan Selo juga sekaligus untuk mengecek perbaikan Jalan Selo yang statusnya merupakan jalan provinsi. Dari hasil pantauan, proyek betonisasi Jalan Selo selesai tepat waktu. Ganjar pun meminta warga untuk ikut menjaga dan merawat jalan dengan tidak membolehkan truk yang melebihi tonase melewati jalan tersebut.


Sumber : (Humas jateng)

Post a comment