GRESIK, infojatim.com. - Motto Berani Mengungkap Membantu Yang Belum Terungkap. 


Kondisi drainase yang berada di jalan penghubung antar desa di Desa Bolo Ujungpangkah Gresik diduga menyalahi aturan karena lebih tinggi dari permukaan jalan. Drainase itu dibangun melalui dana desa pada tahun 2019.

Langkah yang diambil Pemdes Bolo ini dinilai tanpa kajian yang jelas. Adanya drainase itu membuat banjir ketika hujan. Bahkan, kondisinya penuh sampah sehingga tak berfungsi dengan semestinya. 


Selain itu, di jalan yang menghubungkan Desa Bolo dan Kebonagong itu kondisinya sangat memprihatinkan. Anehnya malah diuruk dengan limston atau batu bongkahan putih.

Kerusakan jalan sangat menyulitkan aktivitas transportasi masyarakat dan mengancam lumpuhnya roda perekonomian. Kondisi itu amat terasa bisa musim hujan datang.

"Ya kalau secara administrasi itu salah, apalagi kondisi drainase lebih tinggi dari permukaan jalan. Akan kita cek lagi" kata Kasi Preservasi Jalan dan Jembatan, Dinas PUTR Femi Husada, Minggu (23/08/2020).

Diungkapkan lebih jauh oleh Femi, sebenarnya jika jalan tersebut merupakan wewenang pekerjaan jalan juga pemerintah kabupaten, dan bukan desa.


Terkait kondisi tersebut, Femmy secepatnya akan melakukan survei ke lokasi. Dari hasil penelusuran, ternyata drainase itu dibangun melalui dana desa pada tahun 2019.

"Jadi secara administratif salah dan gak sesuai dengan kita yang punya wewenang. Tapi masih kita cek terlebih dahulu" imbuhnya.


Sementara itu, Kepala Desa Bolo Moh Gholib ketika dimintai keterangan mengindahkan. Bahkan, berulang kali jurnalis infojatim.com  gresiknews1.com melakukan telepon melalui selular namun tak diangkat. 

"Drainase tinggi, tidak berfungsi. Kayaknya dibangun pada tahun kemarin. Kondisinya memprihatinkan. Apalagi kalau hujan, air ke pemukiman warga sekitar," kata warga Syafi'i.

Syafi'i menyatakan sudah lama warga terganggu dengan kondisi jalan itu. Apalagi, jika hujan turun maka kondisinya sangat licin sehingga membahayakan pengendara yang melintas.

"Bahkan banyak yang jatuh di jalur itu. Kami berharap agar segera diperbaiki bukan hanya diuruk saja," harapnya. 


Penulis: Hasanudin ( Korwil Reporter Jatim)  
Pendiri Penanggung Jawab Redaksi: Arifin S.Zakaria infojatim.com  gresiknews1.com

Post a comment